Minggu, 02 September 2012

Kubu Jokowi: Saksi Foke Juga Harus Dilarang Berkumis




 ilustrasi (okezone)


Koordinator Tim Advokasi Jakarta Baru, Habiburrokhman mengkritisi wacana pelarangan saksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Joko Widodo (Jokowi) Basuk Tjahaja Purnama (Ahok) untuk memakai baju kotak-kotak yang disampaikan Ketua Panwaslu.

Menurutnya, pelarangan itu sangat tidak tepat. Pasalnya, tidak ada satupun peraturan perundang-undangan yang dilanggar dengan pemakaian baju kotak-kotak oleh saksi Jokowi-Ahok.

"Berdasarkan Pasal 1 butir 14 Peraturan KPU Nomor 14 Tahun 2010, alat peraga adalah benda yang memuat visi, misi, dan program pasangan calon, simbol-simbol atau tanda gambar pasangan calon. Jika merujuk aturan tersebut, jelas baju kotak-kotak bukanlah alat peraga , baju kotak-kotak bahkan sama sekali tidak mencantumkan nomor urut atau foto pasangan calon," terang Habiburrokhman.

Dia menjelaskan, logika yang dibangun untuk melarang mengenakan baju kotak-kotak adalah logika yang salah dan sangat tidak fair. Jika baju kotak-kotak dilarang dipakai karena identik dengan figur Jokowi, lanjut dia, maka saksi dari pasangan Foke-Nara atau bahkan siapapun yang berada di dekat TPS juga harus dilarang berkumis dan berkacamata lantaran dua hal tersebut juga diidentikkan dengan Foke.

"Meskipun para pendukung Jokowi memakai baju kotak-kotak sebagai simbol perjuangan untuk mengubah Jakarta menjadi lebih baik, namun baju kotak-kotak adalah baju biasa yang memang dijual bebas di mana saja  dan juga bebas dipakai oleh siapa saja tanpa ada keterkaitan dengan Pemilukada DKI," tuturnya.

Kubu Jokowi-Ahok menilai, pelarangan terhadap baju kotak-kotak adalah bentuk ketakutan yang berlebihan terhadap fenomena 'Jokowi Mania', karena apa yang dikenakan oleh Jokowi ternyata menjadi trend dan diikuti masyarakat.

"Kami mengimbau Panwaslu menjalankan tugasnya hanya dengan merujuk peraturan perundang-undangan yang berlaku dan tidak membuat penafsiran yang melampaui wewenang dan justru menabrak undang-undang,"

Pihaknya pun mempersilakan siapa saja yang memiliki baju kotak-kotak pada putaran kedua nanti untuk memakainya kapan saja termasuk pada pelaksanaan putaran kedua Pemilukada DKI tanggal 20 September 2012 mendatang.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat pekan lalu, Ketua Panwaslu Ramdansyah mengatakan telah melarang penggunaan baju kotak-kotak di hari pencoblosan. Larangan itu keluar setelah Panwaslu menggelar pertemuan tertutup dengan komisioner Komisi Pemilihan Umum provinsi DKI Jakarta.

Jokowi meminta Panwaslu mencabut aturan tersebut. Dia mempersilakan apabila calon gubernur lain juga membuat kostum tandingan untuk menyaingi baju kotak-kotak. "Silakan saja. Mau buat baju apapun, hak yang di sana," katanya.

Ultah Ke-18, Ditawari Main Film Porno



Courtney Stodden (foto: wenn)





Artis remaja kontroversial Courtney Stodden baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke 18. Karena dianggap bukan anak di bawah umur lagi, sejumlah perusahaan film porno langsung menawarkan pekerjaan kepada Courtney.

Meski terbilang masih remaja, Courtney mampu mencuri perhatian karena keseksian dan selalu tampil dengan pakaian minim. Selain itu, ketika berusia 16 tahun Courtney menikah dengan aktor Doug Hutchinson yang berusia 52 tahun.

Pernikahan Courtney dan Doug sempat memicu pergunjingan di Amerika karena Courtney masih di bawah umur saat menikah. Namun, cinta seolah tak membuat perbedaan usia puluhan tahun menjadi masalah besar bagi Courtney dan Doug.

Kini setelah Courtney memasuki usia 18 tahun, Doug dibuat cemas dengan sejumlah tawaran perusahaan film porno yang datang kepada istrinya. Ada empat tawaran datang untuk Courtney tampil sebagai bintang di film porno.

Perusahaan film porno langsung membanjiri Courtney tawaran saat ini karena mereka tentu tak mau dianggap mengeksploitasi seks anak di bawah umur. Courtney sendiri belum memutuskan menerima atau tidak tawaran dengan bayaran mahal tersebut.

"Aku tidak akan mengatakan iya sekarang, dan aku tidak akan mengatakan tidak juga," ujar Courtney

AURA KASIH JENGUK REZKI ADITYA

Aura Kasih besuk Rezky Aditya (Foto: Egie Gusman/okezone)



Penyanyi Aura Kasih mengaku syok dan kaget ketika mendengar kabar Rezky Aditya mengalami koma pascakecelakaan tunggal saat mengendarai motor gede di kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta Selatan.
  "Siapa pun pasti syok, apalagi teman dan sempat kaget. Kaget, kok koma, ditanya lagi enggak kok, Alhamdulillah jangan sampai koma, kaget saja," kata Aura saat ditemui di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (2/9/2012).

Pelantun "Mari Bercinta" itu baru tahu bila Rezky memiliki baru membeli sebuah motor gede.

"Baru tahu dia (Rezky) punya motor, jarang ketemu juga. Mungkin dia kecapekan (akhirnya kecelakaan). Naik mobil saja bisa tabrakan," tuturnya.

Sebagai wanita yang dikabarkan kekasihnya Rezky, Aura berharap agar Rezky lekas sembuh dan bisa kembali menjalani aktivitas.

"Doanya biar cepat sembuh, pulih, dan kembali berkegiatan. Belum lihat, karena lagi tidur. Insya Allah pulih," harapnya.

Aura membawa buah-buahan saat menjenguk pelakon di sinetron Yusra & Yumna. Sayangnya dia tidak diizinkan masuk oleh keluarga karena Rezky terlalu lelah menerima kunjungan dari keluarga dan sahabatnya.

Senin, 06 Agustus 2012

Manfaat Hormon Oksitosin

detail berita








Percobaaan Ilmiah yang dilakukan peneliti mengungkapkan, pasangan yang disemprotkan dengan senyawa yang mengandung hormon oksitosin, maka pasangan itu cenderung bersikap lebih positif. Dengan senyawa tersebut, peneliti meyakini manfaat hormon oksitosin yang mampu membantu mempertahankan usia pernikahan.

Dilansir Independent, Senin (6/8/2012), oksitosin diproduksi terutama di daerah hipotalamus otak. Ini telah dipelajari pada wanita karena hormon tersebut dikeluarkan selama persalinan untuk melebarkan leher rahim, meningkatkan kontraksi dan memicu pelepasan susu pada ibu yang menyusui.

Dalam studi terbaru yang diterbitkan jurnal Social Cognitive and Affective Neuroscience, peneliti melihat dampak pada stres dan aktivitas sistem saraf otonom selama terjadinya perselisihan di antara pasangan. Bagian sistem saraf otonom ini mengatur organ-organ tubuh.

Penelitian telah menunjukkan bahwa sistem tersebut menjadi lebih aktif ketika muncul konflik pada pasangan, menyebabkan peningkatan denyut jantung dan tekanan darah. Sejumlah pasangan berusia 20 sampai 50 tahun yang menikah atau telah hidup bersama selama setidaknya satu tahun, ikut berpartisipasi pada studi di Zurich University.

Pasangan memilih topik untuk membahas tentang apa yang membuat mereka terus menerus tidak setuju, dan kemudian diberikan spray oksitosin atau placebo sebanyak lima kali semprotan. Empat puluh lima menit kemudian, setiap pasangan ditinggalkan sendirian di kamar.

Di berbagai waktu selama percobaan, para peneliti mengambil sampel dari air liur untuk memeriksa senyawa yang menunjukkan bagaimana sistem saraf bekerja. Hasil penelitian menunjukkan, wanita yang disemprotkan dengan oksitosin mengalami penurunan aktivitas sistem saraf, sedangkan pria mengalami kenaikan aktivitas sistem saraf.

Para pria menampilkan perilaku positif yang meningkat, sementara wanita menjadi lebih ramah. Peneliti kini ingin melihat lebih jauh manfaat oksitosin pada pasangan yang mengalami pertengkaran dalam rumah tangganya.

"Ada kemungkinan bahwa efek yang dihasilkan hanya perubahan jangka pendek pada bagaimana pasangan berinteraksi satu sama lain. Ini mungkin membantu untuk meredam situasi yang memanas dalam adu argumen. Namun, belum diketahui apakah ini akan membantu mereka untuk menyelesaikan masalah," jelas profesor dari Health Psychology di Nottingham University

Mumi Dan Kekebalan Tubuh Manusia

detail berita







Ilmuwan mencari cara baru melawan penyakit tubercolosis (TBC) melalui riset terhadap 265 mumi. Semua mumi ini memiliki kemungkinan untuk mengungkap rahasia kekebalan tubuh manusia.

Diwartakan Associated Press, Selasa (7/8/2012), mumi-mumi tersebut dikubur antara 1731 dan 1838 di sebuah ruang bawah tanah gereja Dominika, di utara Hungaria.

Proses mumifikasi terjadi secara alami melalui iklim mikro di ruang bawah tanah, termasuk suhu yang rendah, kelembaban serta tekanan udara yang konstan.

Serpih kayu yang diletakkan di bawah jasad dalam peti mati menyerap cairan. Sehingga jasad-jasad tersebut tidak membusuk, namun pelan-pelan mengering.

Sekira 89 persen dari mumi-mumi itu, bervariasi dari bayi yang baru lahir sampai usia 65 tahun, memiliki tanda pernah terinfeksi TBC dan sekira 35 persen mengidap penyakit ini saat kematiannya.

"Kami dapat mengatakan sekira 89 persen dari orang-orang ini terinfeksi TBC atau patogennya ketika masih hidup," terang Head of the Department of Anthropology of the Hungarian Natural History Museum, Ildiko Pap.

"Sistem kekebalan tubuh mereka tampaknya cenderung lebih baik dari kita. Jika bisa menemukan beberapa bagian gen dan menemukan mengapa mereka lebih tahan TBC ketimbang kita, selanjutnya hal itu akan menjadi sumbangan terbesar pada sains pengobatan modern," imbuhnya.

Menurutnya, riset tentang mumi ini bisa mengarah pada pengembangan obat TBC baru atau penemuan perubahan genetik yang mempengaruhi reaksi kita terhadap penyakit

Menkominfo Minta MUI Temui Olga Syahputra

Olga Syahputra (Foto: Egie/Okezone)

JAKARTA- Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring  berjanji akan mengadakan dialog dengan para pelaku penyiaran. Bahkan, dia meminta salah satu komedian yang kerap mendapat teguran, Olga Syahputra, untuk berdiskusi dengan Kemenkominfo, MUI, dan KPI.

"Kita dialog dengan produser, rumah produksi kita fasilitasi karena mindset-nya itu ada di mereka. Sebelumnya kita tidak pernah berkomunikasi selama ini, kita merespon output-nya, kenapa tidak kita undang Olga. Dia itu lucu, tapi gimana caranya supaya lebih sopan," ungkap Tifatul ditemui di kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2012)

Tidak hanya Olga, Tifatul juga meminta para komedian lainnya yang kerap mengejek dalam acara komedi untuk ikut berdialog. Menurutnya, setiap orang bisa menjadi komedian, namun harus tetap memerhatikan norma yang berlaku.

"Saya minta MUI ketemu Olga. Undang bintang-bintang yang enggak benar bicaranya itu, undang saja, silakan. Anda boleh jadi komedian, pelawak, tapi jangan menyentuh ABCD. Kita bebas tapi harus ada platform," imbuhnya.

Lebih lanjut Tifatul mengungkapkan, dalam jangka panjang Kemenkominfo akan membuat sebuah MOU dengan KPI agar dapat memberikan sanksi terhadap para pelanggar aturan penyiaran.

"Jangka panjangnya, hubungan antar lembaga perlu ada MOU. Kalau ada pembangkangan seolah KPI enggak punya gigi, dalam MOU itu misalnya sanksi itu akan berakumulasi

Bocah Korban dalam Ritual Ilmu Hitam

 Seorang bocah perempuan berusia tiga tahun tewas dalam ritual ilmu hitam yang dilakukan oleh orangtua dan keluarganya. Bocah itu tewas setelah ditindih oleh beberapa orang yang tidur di atas tubuhnya.




Foto: Orange

Kepala Polisi Distrik Penang Utara Azman Abdul Lah mengatakan, pihaknya menangkap delapan orang yang ditengarai mempraktekan ilmu hitam. Penangkapan tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian mendapatkan telepon panggilan darurat.

Saat polisi mendatangi rumah, mereka melihat pemandangan yang mencengangkan. Seorang bocah perempuan ditindih oleh delapan orang yang tidur di atas tubuhnya. Mereka yang menindih tubuh anak itu antara lain, kedua orangtuanya, nenek, paman dan bibinya, serta dua sepupu dan pembantu dari bocah malang itu.

"Saat kami datangi rumah itu, kondisi kamar dalam keadaan gelap dan teriakan dapat terdengar dari bawah selimut yang menutup sekelompok orang tersebut," ujar Azman Abdul Lah, seperti dikutip the Washington Post, Selasa (7/8/2012).

Azman menambahkan, bocah yang berasal dari etnis China Malaysia ini, tewas akibat kehabisan udara. Sementara ke delapan orang yang menindihnya ditahan untuk dilakukan penyelidikan